Texaspoker
Wigobet
Iklan Forum Bokep | Forum Dewasa Agen Judi Bola Online Terpercaya

Afapoker Rgobet

cyber303.com Iklan

Iklan Iklan Iklan

Cerita Dewasa Pengalaman Pesantren Kilat

Discussion in 'Cerita Dewasa' started by mayaak, May 14, 2018.

  1. mayaak

    mayaak Active Member

    [​IMG]

    Cerita Dewasa Pengalaman Pesantren Kilat – Bulan ramadhan tahun 2008 telah datang”, pikirku. Aku kala itu masih menjadi salah satu ketua organisasi keagamaan di salah satu smpn di jogja, kata kanlah SMPN ** yk, tanggung jawabku sebagai ketua harus menjalankan kegiatan keagamaan pada bulan Ramadhan, tetapi disitulah aku menjadi punya banyak kesempatan untuk berdekatan dengan salah satu jibaber cantik, jilbaber ini adalah seorang sekertaris di organisasi keagamaan. Jilbaber ini bernama Lendy.

    Singkat cerita, pada suatu hari aku dan teman-teman mengajukan proposal untuk mendapatkan persetujuan agar kami sanggup menggunakan waktu libur kami dengan mengikuti pondok pesantren kilat, ternyata proposal yang aku buat di setujui oleh kepala sekolah dan guru agama.

    Tanggal 25 desember 2008, kami bersiap untuk pergi ke salah satu pondok pesantren di daerah magelang, kami yang sudah menyiapkan bus untuk keberangkatan langsung saja menuju bus,sebelum keberangkatan aku memimpin untuk berdo’a bersama agar selamat hingga tujuan.Pada waktu berebut kursi dan masuk bus. Aku melihat ada seorang jilbaber cantik dan manis yang menggunakan baju ketat dan rok panjang ketat sehingga liukan pantatnya tertampak jelas, aku yang sudah tidak kuat melihat pantat yang seolah lembut dan kenyal itu, langsung menempelkan tangan kananku dan sedikit mengelus juga meremas lembut pantatnya, yang paling membuatku heran adalah jilbaber ini seolah tak merasakan remasanku ke pantatnya, tak aku sangka lagi, pantat jilbaber yang aku gunakan untuk mainan tadi adalah pantat Lendy, jilbaber yang manis dan cantik.

    Di jalan bus yang aku tumpangi mengalami kerusakan mesin, terpaksa kami harus berganti bus, sopir bus itu turun dan melihat dimana kerusakannya, teman-teman yang kepanasan keluar dari bus untuk mencari udara segar sejenak. Lendy yang juga kepanasan keluar, aku yang berdiri di pintu keluar mendapatkan kesempatan menyentuh pantatnya lagi, langsung saja tangan yang sudah ketagihan ini menempel pada pantat jilbaber cantik ini. Lagi-lagi jilbaber ini tidak merespon.

    Sekitar 5 menit kami menunggu, akhirnya bus yang kami tunggu datang dan teman-teman kembali berebut masuk bus. Aku yang sudah ketagihan ingin agar mendapatkan yang lebih dari pantat jilbaber. Jadi saat berebutan aku menaruh tangan kananku kepayudara Lendy. Ternyata tak seperti harapanku, Lendy jilbaber cantik ini merasakan dan merespon dengan melihat ke belakang. Tetapi yang menjadi keherananku adalah jilbaber ini tidak marah tetapi senyum dan membiarkan aku tetap meremas payu daranya. Sekitar 5 menit aku meremas payu daranya, dia berkata, ”udah jangan lama-lama, nggak enak kalo dilihat temen-temen.” Kemudian aku melepas tanganku dari payu dara jilbaber ini.

    Sumber
     

Share This Page