Texaspoker
Wigobet
Bandar Taruhan Online Terbesar
Iklan Forum Bokep | Forum Dewasa Agen Judi Bola Online Terpercaya

Afapoker Rgobet

cyber303.com Iklan

Iklan Iklan Iklan

Cerita Dewasa Tidur Seranjang dengan Adikku

Discussion in 'Cerita Dewasa' started by mlebumetu, Jun 19, 2017.

  1. mlebumetu

    mlebumetu Active Member

    [​IMG]

    erita Dewasa Tidur Seranjang dengan Adikku – Namaku Hardi, usiaku 22 tahun , sudah bekerja di salah satu perusahaan swasta.Tinggi 170. brt 65 kg, wajahku standar aja alias pasaran, tp cewek2 bnyak yg suka dengan parasku ini. Aku akan menceritakan awal kisah ini yang terjadi 2 tahun yang lalu(sampe sekarang masih berlanjut), saat usiaku 20 tahun. Aku 3 bersodara..kakakku perempuan sudah menikah dan sudah punya rumah sendiri, punya anak satu umur 5 tahun , masih TK, Kakakku umurnya selisih 3 tahun denganku, namanya mbak Yanti. Sedangkan adikku umur 14 tahun, juga perempuan ,SMP kelas 2, namanya Nastiti.

    Adikku wajahnya lumayan manis, tinggi sekitar 155cm, berat kira2 45 kg, pantat sudah mulai membentuk bulat indah, dan tampak kencang banget. Buah dada sudah nampak mulai tumbuh ranum-ranumnya, sering aku jadi curi2 pandang ke balik tanktop putihnya yang tanpa bra, saat dia mau ganti pakaian sepulang sekolah atau saat bersantai nonton tv. Kadang muncul dalam benakku keinginan untuk bisa meremas tetek adikku yg baru mekar itu, sungguh menggemaskan dan amat mengundang birahiku. Apalagi lingkaran coklat muda terlihat samar-samar dan putingnya yg menonjol kecil, nampak indah dan menggiurkan. Ku hanya bisa menelan ludah, untuk membasahi kerongkonganku yg mengering terbakar panas birahi yg tersembunyi. Adikku masih lugu, ngga merasa bahwa perubahan tubuhnya megundang birahi lelaki, walau pun itu aku, kakaknya sendiri. Aku pun heran, kenapa aku bisa suka pada saudara kandungku sendiri ? Aku tak mengerti kenapa ada rasa seperti ini terjadi padaku.
    Kadang ku bertanya dalam hati, ” Kapan ya ada kesempatan aku bisa menikmati tubuh adikku ?”
    “Pasti ada cara untuk itu, kamu pasti bisa! Kamu punya akal.” bisik setan dalam otakku.
    “Jangan kau lakukan itu. Itu dosa besar. Apalagi itu kan adik kandungmu sendiri!”, sisi baikku mengingatkanku. Bisikan itu selalu datang silih berganti, tapi si otong kecilku ini tak bisa di ajak kompromi, dia begitu kelojotan ingin keluar dari persembunyiannya manakala pemandangan yg syur tampak lagi di depan mataku.
    Kala itu,aku tengah menikmati kopi panas sambil nonton film remaja pada sebuah stasiun tv swasta. Adikku yg baru datang sekolah langsung menyimpan tas di meja belajarnya dan terus membuka baju seragam SMP nya tanpa malu-malu di depanku, karena memang sudah terbiasa seperti itu. Mungkin juga karena tidak ada orang lain, selain keluarganya sendiri. Setelah menggantungkan bajunya, Titi ( begitu kami memanggilnya), dan atasannya hanya mengenakan tanktop, langsung rebahan di atas karpet merah jambu, sambil nonton tv.
    “Judulnya apa, mas ?” tanya adikku tanpa melirik ke arahku, sambil membetulkan bantal untuk alas tidurnya.
    “Gak tahu, mas aja baru nyetel.” jawabku. Sambil mataku tak terlepas dari tonjolan dada adiku yg aduhai, terpampang depan mataku. Gundukan gunung kembarnya tampak naik turun, seiring tarikan nafasnya, makin membuat ” otong ” ku perlahan-lahan berdiri di balik celana dalamku. Kalau sudah begitu, hanya sabun mandi yg sering nuntasin permasalahan seperti ini. Rok Smp yg masih dikenakannya tersingkap menampakkan putih pahanya yg mulus dan berisi. Ingin sekali ku merabanya.” asem juga ni anak, bikin aku konak.” gerutuku dlm hati.

    Sumber

    Cerita Sex Tantangan Nikmat

    Cerita Sex Janda Setengah Tua Binal

    Cerita Sex Kontol Ku di emut Perawat

    Cerita Sex Kudapatkan Janda Muda Dari Warnet

    Cerita Sex Fiola Gadis Penggoda
     

Share This Page