Iklan Forum Bokep | Forum Dewasa Agen Judi Bola Online Terpercaya

cyber303.com Cara Daftar Poker

Iklan Iklan Iklan

Cerita Panas Lagi Asik Tiba-tiba Aku Di Perkosa Tetangga Sebelah

Discussion in 'Cerita Dewasa' started by mlebumetu, Oct 11, 2017.

Tags:
  1. mlebumetu

    mlebumetu Active Member

    [​IMG]

    Cerita Panas Lagi Asik Tiba-tiba Aku Di Perkosa Tetangga Sebelah – Sesudah menikah aqu langsung mengikuti suami tinggal di Ibu Kota, Jakarta. Sebagai pegawai negeri suamiku hanya bisa kontrak rumah petak untuk tempat kita berteduh dan seseorang memiliki alamat untuk pulang. Sangat beda rasanya rumah di kota asalku Salatiga dimana hubungan antar manusia masih demikian kental dan saling manusia memanusiakan antara satu terhadap yg lain. Sementara di Jakarta yg aqu rasakan pertemuan antar manusia semata-mata lebih didorong oleh adanya kebutuhan duniawi.Hubungan akan berarti baik apabila seseorang bisa memberikan manfaat dunia lebih besar dari yg lain. Di Jakarta orang lebih berhitung pada masalah jumlah dgn mengorbankan mutu. Kalau aqu bisa memberi lebih banyak dari yg lain berarti aqu lebih baik dari yg lain, dan pantas menerima sikap hormat yg lebih tinggi dari yg lain.Demikianlah suamiku yg dosen Universitas Negeri yg notabene pegawai negeri dgn embel-embel Ir. di depan namanya plus MM di belakangnya tak mampu meraih penampilan dan nilai yg layak di tengah masyarakat di sekitarku.

    Keluarga Mas Agoes yg penjaga gudang di daerah Caqung yg mengkontrak petak di sebelah kananku rumahku lebih memiliki nilai karena tampilan dunianya jauh lebih dari tampilan kita. Itulah kenyataan metropolitan yg hingar bingar dan gegap gempita ini.Kebutuhan MCK (mandi, cuci dan kaqus) kita berhimpitan hanya dibatasi oleh selembar gedek yg rawan bolong-bolong. Hanya sikap morallah yg membatasi kita dalam arti yg lebih jauh. Bagi kita, khususnya bagi aqu dan Dik Nayma istri Mas Agoes tetangga sebelah, sumur adalah segala-galanya.Hampir 90% waktu kita habiskan di seputar sumur dan MCK-nya itu. Suami kita masing-masing sibuk dgn pekerjaannya. Bedanya kalau suamiku, Mas Naryo, seharian siang dia gag ada di rumah, sementara kalau Dik Nayma seharian malamnya suaminya jaga gudang di Caqung.Antara para suami kita praktis jarang jumpa berpapasan karena waktu kesibukkannya yg terbalik. Sementara kita para istri juga kesibukan melayani suaminya jatuh pada waktu yg berbeda pula. Sebagai suami istri muda, Dik Nayma baru keluar dari kamarnya menuju ke sumur baru sekitar jam 11 siang.

    Tentu dia harus siap melayani berbagai kebutuhan suaminya yg baru pulang setiap jam 6 pagi itu. Dan aqu sendiri sebagaimana yg lain bercengkerama dgn suamiku pada malam harinya sepulang dari pekerjaannya. Kemungkinan penyimpangan hanya terjadi pada saat-saat tertentu, misalnya salah satu dari pasangan di antara kita ada yg sakit atau bepergian atau karena sebab yg lain. Suasana seperti itu juga terjadi di keluarga tetangga sekitar kita. Pada pagi hari rata-rata sepi. Anak-anak mereka pergi kesekolah dan para suami hampir seharian penuh mencari sandang pangan.Sudah 5 hari Dik Nayma pulang ke desanya dgn maksud menjemput adiknya untuk diajak membantu di Jakarta. Ku lihat Mas Agoes menyiapkan sendiri segala kebutuhan sehari-harinya yg mulai dia laqukan sekitar jam 10 atau 11 pagi, seusai tidur sepulang jaga malam. Dia mencuci pakaiannya, membersihkan rumah, mencuci perabot dapur dan sebagainya. Mau tak mau aqu sering berpapasan di seputar sumur yg memang kita pakai berdua keluarga. Walaupun begitu kita jarang saling bicara. Aqu lebih senang begitu. Aqu taqut omongan tetangga yg gampang usil.

    Sumber
     

Share This Page