Texaspoker
Wigobet
Iklan Forum Bokep | Forum Dewasa Agen Judi Bola Online Terpercaya

Afapoker Rgobet

cyber303.com Iklan

Iklan Iklan Iklan

Cerita Sex Maafkan Aku Mengentot Pacarmu

Discussion in 'Cerita Dewasa' started by mayaak, May 13, 2018.

  1. mayaak

    mayaak Active Member

    [​IMG]

    Cerita Sex Maafkan Aku Mengentot Pacarmu – “Kenapa kalian nggak segera daftar supaya cepat ditangani?” kataku sambil memperhatikan tubuh seksi Dian si cewek.
    “Bingung Pak, tapi istri Bapak ambil yang mana? dan berapa lama?” jawab Dian sambil agak gelisah karena memergoki aku sering lihat buah dada dan pantatnya yang benar-benar menggiurkan.
    “Wah nggak tahu Dik, tapi istriku selalu ambil yang dua jam setengah untuk perawatan,” kataku singkat ke arah Reinald.
    “Wah kalau gitu tak tinggal dulu ke kampus dulu ya Dian, nanti tak jemput setelah dua jam,” sergah si Reynald.
    “Ya sudah sana biar nggak ditinggal Pak Mahmud, jangan lupa lho jemput 2 jam lagi,” jawab Dian sambil senyum.

    Setelah itu Dian daftar dan menunggu sekitar 10 menit sampai biliknya siap. Kesempatan itu aku pergunakan untuk minta maaf kepadanya karena suka mencuri pandang tubuhnya.
    “Dik Dian, aku minta maaf ya sudah kurang ajar tadi,” kataku membuka percakapan.
    “Nggak apa-apa, saya sudah biasa kok diperlakukan begitu,” jawab Dian.
    “Tapi aku nggak biasa, hanya karena memang..” aku coba menahan kalimatku.
    “Kenapa Pak, teruskan saja saya nggak marah kok,” cecar Dian serius.
    “Baru kali ini saya melihat orang cantik alami dan berbadan sempurna seperti Dik Dian, maaf kalau agak terus terang Dik,” kataku.
    “Ah.. Bapak pintar memuji,” katanya malu-malu.
    “Serius, saya nggak bermaksud kurang ajar tapi memang lho,” aku tersenyum.
    “Suka senam dan minum jamu ya?” pujiku terselubung di pertanyaanku.
    “Ng.. nggak juga asli kok,” katanya sambil memerah pipinya.

    “Selamat siang, nama saya Anie yang akan jadi assistant Ibu, Mari ke kamar di belakang Bu!” sapa petugas tersebut sambil mengangguk ke arahku.
    Sial, lagi seru-serunya kok dipotong, batinku. Kemudian Dian permisi dan mengikuti petugas tersebut ke arah kamar belakang di depan taman, meninggalkan bayangan pinggul kecil nan padatnya yang bergoyang-goyang menyiratkan kenikmatan tersembunyi, jakunku jadi makin cepatmengiring, air liurku membasahi tenggorokan yang tiba-tiba kering.

    Sesudah itu aku pergi untuk refreshing dan makan siang kira-kira satu jam lebih, aku balik ke klinik perawatan yang kecil nan asri tersebut. Tetapi tidak lama kemudian datang si Anie menghampiriku dan berkata,
    “Pak, Ibu Dian sudah selesai dilulur tinggal bagian pribadi. Ibunya minta supaya Bapak sendiri yang melakukan.”
    “Apanya yang harus saya lakukan?” jawabku bingung.
    “Eh, itu lho Pak lulur di payudara dan sebelah dalam paha,” jawab Anie malu.
    “OK, tapi nanti saya ditinggal sendirian saja ya,” jawabku sambil meredam jantungku yang berdetak lebih kencang dari cuma 140 perdetik.
    “Baiklah Pak, tapi setelah itu tolong ditinggal ibunya supaya makin rileks dan ibunya sudah tahu nanti jam 2 harus bilas sendiri di bak SPA-nya,” kata Anie sambil mempersilakan aku masuk ke kamar di ujung, di depan taman yang sejuk dan indah.

    Setelah aku masuk dan mengunci pintu, aku terbelalak ketika kulihat tubuh telanjang Dian sudah terbungkus lulur berwarna putih dan matanya tertutup rapat dengan buah “bengkuang”. Nafasku sesak dan hampir terkejut ketika kusadari bahwa dada dan kemaluannya hanya ditutup handuk kecilsedangkan tangannya sudah terlentang penuh dengan lulur. Dengan gemetar aku ambil lulurnya dan mulai membasuh di bagian pinggir payudaranya, ohh.. kenyal dan membulat penuh ke atas dengan puting kecil berwarna merah mentah menantang. Aku sangat terangsang, sehingga batang kemaluanku mulai terasa sakit karena terpaksa membengkak di dalam kantong CD XXL.

    “Aaahh.. Rey.. sshhss..” erang si Dian ketika kusap-usap sampai permukaan susunya rata terbungkus lulur kecuali putingnya.
    “Sshh.. teruss.. Rey ciumin dong..” Dia menggigit bibirnya sendiri.
    Gila, bagai dapat durian runtuh nih, dalam hati aku berkata. Sambil deg-degan karena kalau sampai tahu yang menggosok bukan pacarnya, wow.. tidak kebayang deh akibatnya. Aku cium putingnya sambil memainkan lidahku melilit-lilit puting merah muda itu, kemudian kugigit manja.
    “Aahh.. sshhss.. aku mao keluar Rey.. sshshh gimana nih..” erang Dian.
    Segera kugosokkan lulur ke arah paha dalamnya secara perlahan terus sampai mendekati daerah lipatan yang sangat hangat itu.
    “Ahh.. sshshs.. Rey.. peting dong.. ada orang nggak.. ss..” lirih Dian.
    “Sshh hmm.. kok diam.. please..” rengek Dian.
    “Tunggu ya..” jawabku sambil kubuat-buat supaya suaraku sama dengan Reynald.

    Aku cepat-cepat cuci tangan dan melepas celana dan bajuku. Kemudian segera kujilati lubang kemaluannya sambil mengusap-usap payudaranya, dan mulai kujilati bibir luar vaginanya.”Ahh.. Rey.. ngapain sshh.. kamu.. di situ.. sshh,” erang Dian dengan lidah kukait-kait klitorisnya sambil kutelusuri garis bibir vaginanya. Sambil menggoyangkan pinggulnya kiri-kanan Dian berkata, “Yess.. di situ.. ahh.. sshs..” katanya ketika mulai kuhisapdan menjilati klitorisnya. Setelah membesar, aku tusuk-tusukkan lidahku di liang senggamanya tetapi tak kuduga reaksinya. “Aahh.. shshshsh mmhh ss.. teruss hhmm,” Dian menggelinjang-gelinjang sambil memaju-mundurkan pinggulnya, vaginanya seolah-olah merebut lidahku untuk masuk lebih dalam kerongga nikmat itu, sementara batang kemaluanku sudah merah padam dari tadi ingin segera menggantikan lidahku.

    Video Bokep

    Sumber
     

Share This Page